RA Baitul Maal kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang optimal peserta didik melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan dan skrining SDIDTK (Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang) yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan Puskesmas Jurangmangu Timur dan diikuti oleh seluruh siswa RA Baitul Maal secara tertib dan antusias.
Pemeriksaan SDIDTK merupakan program kesehatan komprehensif yang bertujuan untuk memantau pertumbuhan fisik serta perkembangan anak usia dini. Dalam kegiatan ini, para siswa menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, di antaranya pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta observasi perkembangan motorik, bahasa, dan sosial-emosional.
Kepala RA Baitul Maal Ibu Nina Farida, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari layanan sekolah dalam memastikan setiap anak tumbuh sehat dan berkembang sesuai tahapan usianya. “Skrining tumbuh kembang anak sangat penting untuk mendeteksi secara dini apabila terdapat keterlambatan atau kebutuhan khusus, sehingga dapat segera diberikan stimulasi maupun rujukan yang tepat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah juga berupaya meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Hasil pemeriksaan yang diperoleh akan diinformasikan kepada orang tua sebagai bahan evaluasi bersama dalam mendukung optimalisasi perkembangan anak di rumah maupun di sekolah.
Skrining mandiri tumbuh kembang anak memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu mendeteksi dini potensi gangguan tumbuh kembang, mengidentifikasi kebutuhan khusus anak, meningkatkan pemahaman orang tua terhadap fase perkembangan anak, serta mendorong pemberian stimulasi yang tepat. Dengan pemantauan yang rutin dan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan, diharapkan setiap anak dapat mencapai potensi terbaiknya.
RA Baitul Maal berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang mendukung kesehatan, pendidikan, dan pembentukan karakter islami sejak usia dini. Kegiatan pemeriksaan SDIDTK ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara sekolah dan layanan kesehatan dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.





