Drama Aktivitas Keluarga, Siswa Kelas 3 SDIP Baitul Maal Belajar Komunikasi dan Tanggung Jawab

Drama Aktivitas Keluarga siswa kelas 3 SDIP Baitul Maal

Bagikan

TANGERANG SELATAN – Siswa kelas 3 SDIP Baitul Maal menggelar proyek pembelajaran bertema Drama Aktivitas Keluarga pada Rabu, 7 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, siswa belajar menampilkan drama sederhana dengan percaya diri dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini mengajak siswa mengenal berbagai aktivitas dalam kehidupan keluarga melalui permainan peran. Setiap siswa mendapat kesempatan untuk mengekspresikan diri, berkomunikasi, dan memahami nilai-nilai kehidupan yang tumbuh dalam lingkungan keluarga.

Belajar Komunikasi Melalui Drama Aktivitas Keluarga

Proyek Drama Aktivitas Keluarga menjadi salah satu sarana pembelajaran yang mendorong siswa untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan komunikasi.

Melalui drama sederhana, siswa berlatih menyampaikan dialog, mengungkapkan gagasan, serta membangun interaksi dengan teman. Mereka juga belajar menggunakan ekspresi wajah, intonasi suara, dan gerakan tubuh untuk menghidupkan karakter yang diperankan.

Aktivitas ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Siswa tidak hanya memahami materi melalui penjelasan guru, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung.

Mengembangkan Kemampuan Sosial dan Emosional

Selain melatih komunikasi, kegiatan Drama Aktivitas Keluarga juga membantu siswa mengembangkan kemampuan sosial dan emosional.

Saat menjalankan peran, siswa belajar bekerja sama, mendengarkan teman, menghargai pendapat, dan memahami perasaan orang lain. Mereka juga belajar mengelola emosi serta membangun keberanian untuk tampil di hadapan orang lain.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun keterampilan sosial anak. Kemampuan ini akan mendukung mereka dalam berinteraksi, baik di lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari.

Menanamkan Karakter dan Nilai Kehidupan

Drama tentang aktivitas keluarga juga menghadirkan kesempatan bagi siswa untuk mengenal nilai-nilai kehidupan. Melalui peran yang mereka mainkan, siswa belajar memahami pentingnya tanggung jawab, kepedulian, saling menghargai, dan kerja sama dalam keluarga.

Nilai-nilai tersebut menjadi penguatan karakter yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa diharapkan mampu mengambil pelajaran dari setiap situasi yang mereka perankan.

Mengasah Kreativitas dan Keberanian Berekspresi

Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas. Mereka belajar membangun karakter, menyusun dialog, dan mengekspresikan cerita melalui gerakan tubuh serta mimik wajah.

Setiap penampilan menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan potensi diri. Mereka belajar tampil lebih percaya diri sekaligus bertanggung jawab terhadap peran masing-masing.

Pembelajaran Bermakna untuk Tumbuh Kembang Anak

Melalui proyek Drama Aktivitas Keluarga, SDIP Baitul Maal menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan bermakna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa proses pendidikan tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan dan pembentukan karakter.

Dengan mengangkat tema kehidupan keluarga, siswa dapat menghubungkan pengalaman belajar dengan realitas yang mereka temui setiap hari.

SDIP Baitul Maal terus mendorong pembelajaran yang memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensinya. Sejalan dengan semangat sekolah dalam membentuk generasi Sholeh, Cerdas, Mandiri, dan Bertanggung Jawab.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.