MPLS dan P2BS Progsus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal, Membangun Karakter Sejak Hari Pertama

Bagikan

Pondok Aren, 30 Juli 2026 – Program Khusus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal menyelenggarakan MPLS dan P2BS selama tiga pekan. Kegiatan berlangsung mulai 13 Juli hingga 31 Juli 2026. Sekolah menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit).

Melalui program ini, sekolah mengenalkan lingkungan, budaya, dan nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan siswa selama menempuh pendidikan.

Kepala Sekolah Mengawali MPLS dengan Pesan Inspiratif

Sekolah membuka kegiatan melalui upacara bersama siswa SMP reguler. Kepala Sekolah, Pratiwi, M.Pd., memberikan sambutan kepada seluruh peserta.

Beliau mengajak siswa memanfaatkan waktu belajar sebaik mungkin. Menurut beliau, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi. Karena itu, mereka perlu mengisi setiap hari dengan semangat belajar dan memperbaiki diri.

Setelah upacara, seluruh guru memperkenalkan diri kepada siswa baru. Selanjutnya, setiap wali kelas mengajak siswa saling mengenal melalui kegiatan ramah tamah.

Mengenalkan Budaya Sekolah dan Adab Islami

Selama tiga pekan, siswa mengikuti Kegiatan Sambut Pagi (KSP) setiap hari. Mereka membaca dzikir pagi bersama dan mempelajari manfaat dzikir sebagai perlindungan dalam kehidupan sehari-hari.

Sekolah juga membiasakan Budaya 5S, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun. Melalui pembiasaan tersebut, siswa belajar menghormati guru, orang tua, teman, dan seluruh warga sekolah.

Selain itu, guru mengajarkan adab beribadah, etika di masjid, serta adab terhadap Al-Qur’an. Materi tersebut membantu siswa membangun karakter Islami sejak awal tahun ajaran.

Membentuk Disiplin Melalui Berbagai SOP

Guru mengenalkan berbagai standar kegiatan sekolah kepada siswa. Mereka mempelajari SOP tata tertib, makan, piket, ibadah, tahfizh Al-Qur’an, KSP, dan kultum.

Setiap SOP membantu siswa memahami kebiasaan yang akan mereka jalankan setiap hari. Dengan demikian, siswa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

Pembelajaran Lengkap untuk Mengembangkan Potensi Siswa

Sekolah menghadirkan beragam materi selama MPLS dan P2BS. Siswa mengikuti pembelajaran tentang manajemen waktu, fiqih thaharah, kebersihan diri, etika bermedia sosial, serta adab kepada orang tua, guru, dan teman.

Selain itu, siswa mengenal potensi diri, layanan Bimbingan Konseling, kegiatan ekstrakurikuler, dan 18 Sikap. Mereka juga mengikuti penyuluhan kesehatan bersama UPTD Puskesmas Jurang Mangu Timur.

Suasana belajar semakin menarik melalui kegiatan English Camp, Vertical Garden, aktivitas fisik motorik, dan berbagai permainan edukatif yang dipandu MPK. Setiap kegiatan memberi pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Mabit dan LDKS Menjadi Penutup Rangkaian Kegiatan

Sekolah menutup seluruh rangkaian kegiatan dengan Mabit dan LDKS. Kedua kegiatan tersebut mengajak siswa memperkuat karakter, kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan.

Melalui pengalaman tersebut, siswa belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, dan siap menghadapi perjalanan belajar di Program Khusus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal.

Komitmen Menyiapkan Generasi Qur’ani Berkarakter

Program MPLS dan P2BS Progsus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal menjadi langkah awal untuk membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.

Sekolah berharap seluruh siswa menerapkan ilmu, adab, dan kebiasaan baik yang mereka pelajari selama kegiatan berlangsung. Dengan bekal tersebut, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang unggul, mencintai Al-Qur’an, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.