Pondok Aren – MPLS RA Baitul Maal Tahun Ajaran 2026/2027 berlangsung dengan penuh tawa, semangat, dan keceriaan. Selama tiga pekan, peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan yang mengajak mereka belajar sambil bermain dalam suasana yang ramah anak. Program ini melibatkan peserta didik jenjang Toddler, Playgroup, TK A, dan TK B.
MPLS menjadi langkah awal bagi anak untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, teman baru, serta berbagai pembiasaan positif. Sejak hari pertama, anak-anak belajar beradaptasi melalui pengalaman yang menyenangkan sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan percaya diri saat berada di sekolah.
MPLS RA Baitul Maal Mengajak Anak Belajar Sambil Bermain
Selama kegiatan berlangsung, guru mengajak peserta didik mengenal ruang belajar, area bermain, dan berbagai fasilitas sekolah. Anak-anak juga berkenalan dengan guru serta teman sekelas melalui aktivitas yang interaktif dan menyenangkan.
Selain itu, peserta didik mengikuti pembiasaan toilet training, permainan motorik kasar, dan eksplorasi lingkungan belajar. Berbagai aktivitas tersebut membantu anak membangun kemandirian sekaligus melatih kemampuan sosial sejak dini.
Suasana belajar yang hangat membuat anak lebih mudah menyesuaikan diri. Mereka pun menikmati setiap kegiatan dengan antusias dan penuh rasa ingin tahu.
Beragam Aktivitas Seru untuk Toddler dan Playgroup
Memasuki pekan berikutnya, peserta didik Toddler dan Playgroup mengikuti kegiatan yang semakin beragam. Mereka mengenal area bermain, belajar melepas dan memakai kaos kaki sendiri, serta membaca buku bersama sebagai bagian dari latihan kemandirian.
Guru juga mengenalkan berbagai sentra pembelajaran yang akan menjadi bagian dari kegiatan belajar sehari-hari. Melalui program TA-TA (Tahsin Tahfidz), anak-anak mulai mengenal huruf hijaiyah dengan cara yang menyenangkan.
Selain itu, mereka mengikuti peringatan Hari Anak melalui penampilan sederhana, senam bersama, mendengarkan kisah teladan para nabi, dan praktik menyikat gigi. Seluruh kegiatan membantu anak membangun kebiasaan baik sejak usia dini.
Peserta Didik TK B Perkuat Karakter dan Nilai Islami
Peserta didik TK B menjalani berbagai aktivitas yang berfokus pada pembentukan karakter. Guru membimbing anak melalui pembiasaan toilet training, praktik wudu, salat, serta kegiatan Tahsin Tahfidz.
Anak-anak juga ikut memeriahkan Hari Anak Nasional melalui berbagai penampilan yang membangun rasa percaya diri. Selain itu, mereka mulai mengenal sentra pembelajaran sebagai bekal memasuki proses belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Setiap kegiatan disusun sesuai tahap perkembangan anak. Dengan demikian, peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna sekaligus membangun karakter Islami dalam kehidupan sehari-hari.
Menumbuhkan Kemandirian dan Karakter Islami Sejak Dini
Melalui rangkaian MPLS RA Baitul Maal, sekolah berharap setiap peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, serta memiliki rasa percaya diri. Program ini juga membiasakan anak menjalankan nilai-nilai Islami dalam setiap aktivitas.
Kolaborasi antara guru, peserta didik, dan orang tua menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Kebersamaan tersebut sejalan dengan komitmen RA Baitul Maal untuk membentuk generasi yang sholeh, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.
Kepala RA Baitul Maal, Ibu Nina Farida, S.Pd.I, menyampaikan bahwa MPLS bukan sekadar kegiatan mengenalkan lingkungan sekolah. Menurut beliau, program ini menjadi langkah awal yang bermakna untuk mengantarkan anak memasuki dunia belajar yang menyenangkan.
“Melalui kegiatan yang ramah anak, kami ingin setiap peserta didik merasa bahagia saat datang ke sekolah. Kami siap mendampingi setiap langkah mereka agar tumbuh menjadi anak yang berkarakter, mandiri, dan mencintai proses belajar,” ungkapnya.
Dengan semangat “Belajar, Bermain, Berteman dengan Ceria”, RA Baitul Maal terus menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak.








