Tangerang Selatan, 23 Juli 2026 – Program Khusus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar English Camp SMP Islam Plus Baitul Maal bersama English Station Baitul Maal (ES BM). Kegiatan bertema Fun with English ini bertujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama satu hari dengan konsep belajar yang aktif dan menyenangkan.
Mengangkat Tema Piala Dunia 2026
Tim ES BM mengawali kegiatan dengan membahas Piala Dunia 2026. Tema tersebut menarik perhatian siswa karena sedang menjadi perbincangan dunia. Setelah itu, tim mengenalkan berbagai jenis olahraga dari berbagai negara. Siswa mempelajari kosakata baru dan langsung mempraktikkannya dalam percakapan sederhana.
Pendekatan ini membantu siswa memahami penggunaan bahasa Inggris dalam situasi sehari-hari. Mereka juga lebih mudah mengingat kosakata karena materi dikaitkan dengan topik yang mereka sukai.
Belajar Lewat Games Interaktif
Tim ES BM menghadirkan berbagai permainan edukatif selama English Camp. Siswa mengikuti games tebak tokoh, menyusun kata, menjawab pertanyaan, dan tantangan kelompok. Setiap permainan melatih kemampuan berbicara sekaligus kerja sama antarteman.
Guru dan fasilitator terus memberi semangat kepada seluruh peserta. Mereka mengajak siswa berbicara dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut. Cara ini membuat suasana belajar lebih santai dan penuh antusiasme.
Siswa Semakin Percaya Diri
Seluruh siswa mengikuti setiap sesi dengan semangat. Mereka aktif bertanya, menjawab pertanyaan, dan mencoba menggunakan kosakata baru. Banyak siswa mengaku lebih percaya diri setelah mengikuti kegiatan ini.
English Camp memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di kelas. Siswa tidak hanya menghafal kosakata, tetapi juga menggunakannya secara langsung melalui berbagai aktivitas.
Komitmen Sekolah Membangun Kompetensi Global
SMP Islam Plus Baitul Maal terus menghadirkan program yang mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. English Camp SMP Islam Plus Baitul Maal menjadi salah satu program untuk membangun kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris.
Sekolah berharap siswa semakin percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan pendidikan dan dunia global pada masa depan.








