Tangerang Selatan, 18–21 Agustus 2026 — SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar Penjaringan Bakat Murid Tahun Ajaran 2026–2027. Kegiatan ini bertujuan menemukan sekaligus mengembangkan potensi setiap murid. Murid kelas VII, VIII, dan IX mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Mereka dapat menunjukkan kemampuan dalam bidang akademik, sastra dan seni, serta olahraga.
Melalui Penjaringan Bakat Murid SMP Islam Plus Baitul Maal, sekolah ingin mengenali potensi setiap peserta didik sejak dini. Selanjutnya, sekolah akan mengembangkan potensi tersebut melalui program pembinaan. Program ini juga membuka jalan bagi murid untuk mengikuti berbagai kompetisi. Dengan demikian, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk mengubah potensi menjadi prestasi.
Penjaringan Bakat Bidang Akademik
Bidang akademik menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini. Sekolah melaksanakan proses seleksi melalui dua tahap. Tahap pertama berupa seleksi online pada 19–20 Agustus 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi offline pada 21 Agustus 2026. Sekolah akan mengarahkan peserta terpilih untuk mengikuti Islamic Youth Festival. Selain itu, sekolah menyiapkan program pembinaan bagi murid yang menunjukkan kemampuan terbaik.
Sebanyak 15 peserta terbaik dari kelas VII dan VIII akan mengikuti Program Pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Program tersebut mencakup bidang IPA, IPS, dan Matematika. Sementara itu, sekolah juga menjaring kemampuan murid melalui Lomba Cerdas Cermat (LCC). Tiga peserta terbaik akan mengikuti pembinaan untuk menghadapi Pentas PAI.
Melalui proses tersebut, murid tidak hanya mengejar hasil seleksi. Mereka juga belajar mengasah kemampuan, berpikir kritis, dan berani menghadapi tantangan.
Mengembangkan Bakat Sastra dan Seni
Selain akademik, Penjaringan Bakat Murid juga memberikan ruang bagi pecinta sastra dan seni. Beragam cabang memberi kesempatan kepada murid untuk menunjukkan kreativitas mereka. Cabang tersebut meliputi pianika, gitar, cajon, menulis cerita, mendongeng, dan gambar ilustrasi. Selain itu, tersedia cabang Pildacil, solo vokal, serta pantomim.
Setiap cabang memberi pengalaman berbeda kepada peserta. Murid dapat mengenali kemampuan sekaligus mengeksplorasi bidang yang mereka sukai. Selanjutnya, sekolah akan menggunakan hasil seleksi sebagai dasar program pembinaan. Peserta terbaik berkesempatan mengikuti pembinaan menuju Festival Lomba Sastra dan Seni Siswa Nasional (FLS3N).
Dengan cara ini, sekolah mendorong murid agar tidak ragu menunjukkan kreativitas. Mereka juga belajar meningkatkan rasa percaya diri melalui proses latihan dan kompetisi.
Futsal hingga Panahan Ramaikan Bidang Olahraga
Bidang olahraga juga menjadi bagian penting dalam Penjaringan Bakat Murid SMP Islam Plus Baitul Maal. Cabang yang tersedia meliputi futsal, panahan, renang, atletik, dan badminton. Sekolah melaksanakan seleksi futsal dan panahan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Sementara itu, seleksi renang dan atletik berlangsung pada jam PJOK dengan jadwal yang menyesuaikan. Untuk cabang badminton, sekolah membuka kesempatan bagi murid yang memiliki minat dan kemampuan. Informasi mengenai pelaksanaannya akan sekolah sampaikan kemudian.
Dari rangkaian seleksi tersebut, sekolah akan memilih murid terbaik dari kelas VII dan VIII. Mereka berkesempatan mengikuti program pembinaan menuju Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI). Selain mengejar prestasi, bidang olahraga mengajarkan banyak nilai positif. Murid belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.
Dari Potensi Menjadi Prestasi
Setiap murid memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, sekolah perlu memberikan ruang agar mereka dapat mengenali dan mengembangkan kemampuan tersebut. Melalui program ini, SMP Islam Plus Baitul Maal mendorong murid untuk berani mencoba. Sekolah juga membantu mereka menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuan.
Selanjutnya, program pembinaan akan membantu murid mengembangkan potensi secara lebih terarah. Proses tersebut menjadi bekal penting sebelum mereka menghadapi berbagai kompetisi. Pada akhirnya, prestasi tidak selalu bermula dari kemampuan yang langsung terlihat. Prestasi sering kali tumbuh melalui keberanian mencoba, proses belajar, latihan, dan kerja keras.
Melalui Penjaringan Bakat Murid Tahun Ajaran 2026–2027, SMP Islam Plus Baitul Maal berkomitmen mendampingi setiap potensi agar terus berkembang. Sebab, setiap bakat adalah anugerah dan setiap prestasi berawal dari keberanian untuk mencoba.








