Parenting dan Sosialisasi PPI Inklusi SIP Baitul Maal, Menguatkan Hati dan Membersamai Tumbuh Kembang Anak

Bagikan

Tangerang Selatan, 22 Agustus 2026 — Sekolah Islam Plus Baitul Maal menggelar Parenting dan Sosialisasi PPI Inklusi pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Menguatkan Hati, Membersamai Tumbuh Kembang Anak”.

Kegiatan berlangsung pukul 08.00–11.30 WIB. Acara bertempat di Masjid Ulul Albab, SMPIP Baitul Maal. Pada kesempatan ini, kegiatan menghadirkan Anggi Andiyana Purwanti, S.Psi., Psikolog sebagai narasumber. Beliau memberikan penguatan kepada orang tua tentang pentingnya mendampingi proses tumbuh kembang anak.

Parenting Menguatkan Peran Orang Tua

Program parenting menjadi ruang bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak. Setiap anak memiliki karakter dan tahap perkembangan yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu memahami proses tumbuh kembang anak. Dengan pemahaman yang baik, orang tua dapat memberikan pendampingan yang sesuai.

Selain itu, anak membutuhkan rasa aman dan penerimaan dari lingkungan terdekat. Sikap sabar dan empati juga membantu anak berkembang secara positif. Tema “Menguatkan Hati, Membersamai Tumbuh Kembang Anak” mengajak orang tua untuk hadir secara utuh. Tidak hanya itu, orang tua juga perlu memberikan perhatian terhadap perkembangan emosi, sosial, dan kemandirian anak.

Dengan demikian, pendampingan orang tua tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Sebaliknya, orang tua juga perlu memperhatikan proses perkembangan anak secara menyeluruh.

Sosialisasi PPI Inklusi di Sekolah

Selain kegiatan parenting, acara ini juga menjadi agenda Sosialisasi PPI Inklusi di lingkungan Sekolah Islam Plus Baitul Maal. PPI atau Program Pembelajaran Individual membantu sekolah memahami kebutuhan belajar setiap anak. Dengan demikian, sekolah dapat menyesuaikan pendampingan berdasarkan kemampuan dan perkembangan anak.

Selanjutnya, sekolah dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih sesuai. Pendekatan ini juga membantu anak mengikuti proses belajar dengan lebih nyaman. Melalui sosialisasi ini, sekolah dan orang tua dapat membangun pemahaman yang sama. Oleh karena itu, komunikasi antara sekolah dan keluarga menjadi bagian penting dalam pendampingan anak.

Membangun Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua

Pendidikan anak membutuhkan kerja sama antara sekolah dan keluarga. Di satu sisi, sekolah memberikan pendampingan melalui pembelajaran dan berbagai program pendidikan. Di sisi lain, orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak di rumah. Karena itu, komunikasi yang baik antara kedua pihak sangat diperlukan.

Selain itu, kolaborasi sekolah dan orang tua membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak. Dengan kerja sama yang kuat, setiap pihak dapat memberikan pendampingan secara konsisten.

Melalui Parenting dan Sosialisasi PPI Inklusi, Sekolah Islam Plus Baitul Maal terus memperkuat kolaborasi dengan orang tua. Dengan demikian, kebutuhan anak dapat dipahami dan didampingi secara lebih baik.

Menguatkan Hati untuk Membersamai Anak

Setiap proses tumbuh kembang membutuhkan kesabaran. Dalam proses tersebut, anak membutuhkan orang dewasa yang mau mendengar, memahami, dan mendampingi. Oleh sebab itu, kegiatan parenting menjadi momentum untuk kembali menguatkan hati. Orang tua diajak melihat setiap proses anak sebagai bagian dari perjalanan yang berharga. Bahkan, tantangan dalam mendampingi anak dapat menjadi kesempatan untuk belajar bersama. Orang tua dapat terus mengembangkan cara komunikasi yang lebih positif.

Pada akhirnya, pendampingan yang penuh perhatian dapat membantu anak tumbuh dengan rasa percaya diri. Anak juga memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Sekolah Islam Plus Baitul Maal berkomitmen membangun lingkungan pendidikan yang ramah dan mendukung tumbuh kembang setiap anak. Untuk itu, sinergi antara sekolah dan keluarga terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan setiap anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang soleh, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.