SMP Islam Plus Baitul Maal Bekali Peserta Didik Memahami Masa Pubertas Sejak Dini

Bagikan

Pondok Aren, 28 Juli 2026 – SMP Islam Plus Baitul Maal kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendidikan yang menyeluruh melalui kegiatan Psikoedukasi: “Kupas Tuntas Masalah Pubertas Laki-laki & Perempuan”. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirancang untuk membekali peserta didik baru agar siap menghadapi fase remaja dengan pengetahuan yang benar, sikap positif, dan rasa percaya diri.

Mengangkat tema penting mengenai perkembangan remaja, kegiatan ini menghadirkan Ibu Anggi Andiana Purwanti, S.Psi., Psikolog, sebagai narasumber. Dengan penyampaian yang komunikatif dan mudah dipahami, peserta didik diajak mengenali berbagai perubahan yang akan dialami selama masa pubertas, baik dari sisi fisik, psikologis, emosional, maupun sosial.

Kelas Putra dan Putri Dilaksanakan Secara Terpisah

Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan kondusif, sesi psikoedukasi dibagi menjadi dua kelas.

  • Kelas Putra : 09.30 – 10.30 WIB
  • Kelas Putri : 10.30 – 11.30 WIB

Pendekatan ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk berdiskusi secara terbuka dan mengajukan pertanyaan tanpa rasa sungkan mengenai perubahan yang mereka alami.

Dipandu BEST SMP Islam Plus Baitul Maal

Suasana kegiatan semakin hidup berkat keterlibatan BEST (Badan Eksekutif Siswa Terpadu) SMP Islam Plus Baitul Maal yang menjadi pemandu acara. Kehadiran para pengurus organisasi siswa membantu menciptakan lingkungan yang hangat, interaktif, dan mendukung peserta didik baru untuk lebih aktif mengikuti setiap sesi.

Kolaborasi antara guru, psikolog, dan BEST menjadi contoh nyata bagaimana sekolah membangun budaya belajar yang saling mendukung dan penuh kepedulian.

Memahami Pubertas dengan Ilmu dan Nilai-Nilai Islam

Dalam pemaparannya, Ibu Anggi menjelaskan bahwa pubertas merupakan fase perkembangan yang dialami setiap anak sebagai bagian dari proses menuju kedewasaan. Oleh karena itu, perubahan fisik maupun emosional tidak perlu ditakuti ataupun dianggap sebagai hal yang memalukan.

Peserta didik diajak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, mengelola emosi, membangun pergaulan yang sehat, serta menjaga kehormatan diri sesuai dengan ajaran Islam. Sesi tanya jawab pun berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta didik dalam memahami berbagai hal yang sering mereka alami namun belum berani ditanyakan.

Membangun Karakter Remaja yang Berakhlak dan Percaya Diri

Melalui kegiatan ini, SMP Islam Plus Baitul Maal berharap setiap peserta didik memiliki bekal pengetahuan yang benar tentang masa pubertas sehingga mampu menghargai dirinya sendiri, menjaga kesehatan fisik maupun mental, serta tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

Kegiatan psikoedukasi ini menjadi bagian dari visi sekolah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga matang secara emosional, kuat dalam karakter, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dengan menghadirkan program-program edukatif seperti ini, SMP Islam Plus Baitul Maal terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

“Belajar tanpa malu, bertanya tanpa ragu, tumbuh menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Karena setiap anak berhak memahami dirinya. Bersama, kita belajar menghadapi masa pubertas dengan ilmu, sikap positif, dan rasa percaya diri.”

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.