Penyuluhan Bahaya Rokok, Vape, dan NAPZA SMP Islam Plus Baitul Maal Bangun Kesadaran Hidup Sehat

Bagikan

Pondok Aren, 28 Juli 2026 – Program Khusus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar Penyuluhan Bahaya Rokok, Vape, dan NAPZA bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Jurang Mangu Timur. Kegiatan ini mengajak siswa memahami pentingnya menjaga kesehatan serta menjauhi rokok, vape, NAPZA, dan perilaku berisiko lainnya.

Sekolah menghadirkan penyuluhan ini sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembiasaan pola hidup sehat. Melalui kegiatan tersebut, siswa memperoleh informasi yang benar mengenai dampak buruk zat adiktif terhadap tubuh dan masa depan.

Mengajak Siswa Mengenal Dampak Rokok, Vape, dan NAPZA

Pemateri menjelaskan berbagai risiko yang muncul akibat kebiasaan merokok, menggunakan vape, maupun mengonsumsi NAPZA. Siswa mempelajari dampak zat adiktif terhadap organ tubuh, kesehatan mental, serta kehidupan sosial.

Pemateri juga mengingatkan bahwa masa remaja merupakan periode penting untuk membentuk kebiasaan hidup sehat. Karena itu, setiap siswa perlu memiliki keberanian untuk menolak ajakan yang mengarah pada perilaku berisiko.

Data nasional menunjukkan bahwa penyalahgunaan NAPZA dan kebiasaan merokok masih banyak ditemukan pada kelompok remaja. Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus memperkuat edukasi sejak usia sekolah.

Siswa Aktif Berdiskusi Bersama Tenaga Kesehatan

Suasana penyuluhan berlangsung interaktif. Siswa aktif bertanya mengenai bahaya rokok, vape, NAPZA, dan penyakit yang dapat muncul akibat kebiasaan tersebut.

Tim dari UPTD Puskesmas Jurang Mangu Timur menjawab setiap pertanyaan dengan bahasa yang mudah dipahami. Cara penyampaian tersebut membantu siswa memahami materi sekaligus meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Menanamkan Gaya Hidup Sehat Sejak Dini

Program Khusus Tahfizh Qur’an SMP Islam Plus Baitul Maal terus menghadirkan kegiatan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Sekolah tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dan nilai-nilai Al-Qur’an, tetapi juga membangun kebiasaan hidup sehat.

Melalui Penyuluhan Bahaya Rokok, Vape, dan NAPZA, sekolah berharap setiap siswa mampu mengambil keputusan dengan bijak. Siswa juga diharapkan menjaga kesehatan, memilih lingkungan pergaulan yang positif, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan zat adiktif demi masa depan yang lebih baik.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.