Tangerang Selatan, 15 Agustus 2026 — YPI Baitul Maal menggelar Pelatihan Manajerial Tahun Ajaran 2026/2027 pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Manajemen Leadership” dengan menghadirkan M. Rulli Renata sebagai narasumber.
Pelatihan manajerial ini menjadi bagian dari program pengembangan kompetensi pimpinan di lingkungan YPI Baitul Maal. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kualitas kepemimpinan dan efektivitas pengelolaan tim.
Pelatihan Manajerial Fokus pada Kompetensi Leadership
Kegiatan ini melibatkan seluruh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, dan Koordinator Jenjang Sekolah Islam Plus (SIP) Baitul Maal. Selain itu, peserta juga berasal dari Person in Charge (PIC) Unit BMUS dan English Station (ES).
Melalui pelatihan manajerial ini, para peserta mendapatkan penguatan kompetensi sebagai seorang leader. Mereka juga belajar mengelola tim secara lebih efektif dan terarah.
Meningkatkan Kemampuan Mengelola Tim
Pelatihan ini memiliki beberapa tujuan utama. Salah satunya ialah mengembangkan kompetensi leadership dalam mengarahkan tim. Peserta juga belajar membina dan mengembangkan anggota tim. Dengan demikian, setiap pemimpin dapat membangun tim yang produktif dan solid.
Selain itu, pelatihan membekali peserta dengan kemampuan mengelola program kerja. Kemampuan tersebut mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi.
Menguatkan Komunikasi dan Pengambilan Keputusan
Aspek komunikasi menjadi bagian penting dalam pelatihan manajerial YPI Baitul Maal. Pemimpin perlu menyampaikan arahan secara jelas dan efektif. Peserta juga mendapatkan penguatan keterampilan coaching dan delegasi. Keterampilan tersebut membantu pemimpin mengembangkan potensi setiap anggota tim.
Selain itu, peserta mempelajari pengambilan keputusan dan penyelesaian masalah. Kedua kemampuan ini mendukung pemimpin dalam menghadapi berbagai tantangan di lingkungan kerja.
Membangun Budaya Kerja Kolaboratif
YPI Baitul Maal juga mendorong terciptanya budaya kerja yang kolaboratif. Setiap pemimpin memiliki peran penting dalam membangun lingkungan kerja yang profesional.
Budaya tersebut membutuhkan sikap bertanggung jawab dan terbuka terhadap evaluasi. Karena itu, setiap pimpinan perlu terus meningkatkan kompetensi dan kualitas kepemimpinannya.
Pelatihan manajerial juga menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman antarunit. Kolaborasi yang kuat dapat mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan.
Komitmen Meningkatkan Profesionalisme Pemimpin
Kehadiran dan partisipasi aktif peserta menunjukkan komitmen dalam mengikuti program pengembangan kompetensi. Semangat tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan profesionalisme para pemimpin. Melalui Pelatihan Manajerial Tahun Ajaran 2026/2027, YPI Baitul Maal terus mendorong lahirnya pemimpin yang mampu mengelola tim secara efektif.
Pemimpin yang kuat tidak hanya mampu memberikan arahan. Mereka juga mampu mendengar, membimbing, mendelegasikan, dan mengambil keputusan. Dengan leadership yang semakin kuat, setiap unit di lingkungan YPI Baitul Maal diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang semakin berkualitas.








