Asesmen Guru dan Karyawan Sekolah Islam Plus Baitul Maal Dukung Pengembangan SDM

Bagikan

Tangerang Selatan, 5 September 2026 — Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal menggelar Asesmen Guru dan Karyawan Sekolah Islam Plus Baitul Maal. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 5 September 2026, di ruang kelas SMP Islam Plus Baitul Maal.

Sebanyak 70 guru dan karyawan mengikuti asesmen gelombang kedua. Tim psikolog Sekolah Islam Plus Baitul Maal mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.

Melalui program ini, YPI Baitul Maal ingin memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai sumber daya manusia (SDM). Hasil tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam pemetaan dan pengembangan SDM.

Asesmen Dilaksanakan dalam Empat Gelombang

YPI Baitul Maal merancang asesmen untuk seluruh guru dan karyawan Sekolah Islam Plus Baitul Maal. Pelaksanaannya terbagi dalam empat gelombang agar proses berjalan lebih optimal. Sebelumnya, yayasan telah melaksanakan asesmen gelombang pertama. Gelombang tersebut menyasar jajaran tim manajerial dan yayasan.

Selanjutnya, sebanyak 70 guru dan karyawan mengikuti gelombang kedua pada 5 September 2026. Sementara itu, peserta lainnya akan mengikuti asesmen pada gelombang berikutnya. Pembagian tersebut memberikan ruang bagi tim psikolog untuk menjalankan asesmen secara lebih terarah. Selain itu, peserta dapat mengikuti setiap tahapan dengan lebih optimal.

Mengenali Karakter, Kompetensi, dan Potensi SDM

Asesmen Guru dan Karyawan Sekolah Islam Plus Baitul Maal memiliki beberapa tujuan utama. Salah satunya untuk memperoleh gambaran mengenai karakter dan kompetensi setiap individu. Selain itu, asesmen membantu mengenali potensi, bakat, dan minat guru maupun karyawan. Tim juga menggali informasi mengenai gaya kerja serta kebutuhan pengembangan setiap individu.

Setiap guru dan karyawan tentu memiliki kekuatan yang berbeda. Karena itu, pemetaan yang objektif dapat membantu yayasan mengenali potensi tersebut secara lebih menyeluruh. Hasil asesmen kemudian dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengelolaan SDM. Yayasan juga dapat menggunakannya untuk merancang program pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan.

Mendukung Pemetaan dan Pengembangan SDM

YPI Baitul Maal menempatkan pengembangan SDM sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru dan karyawan memiliki peran besar dalam membangun layanan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu, pengembangan SDM memerlukan langkah yang terarah dan berkelanjutan. Asesmen menjadi salah satu langkah untuk mendukung proses tersebut.

Melalui pemetaan, yayasan dapat mengenali potensi sekaligus kebutuhan pengembangan setiap individu. Selanjutnya, informasi tersebut dapat mendukung perencanaan program peningkatan kompetensi. Pemetaan SDM juga membantu yayasan mengoptimalkan potensi guru dan karyawan. Dengan demikian, setiap individu memiliki kesempatan untuk terus belajar dan bertumbuh.

Bertumbuh Bersama Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Melalui Asesmen Guru dan Karyawan Sekolah Islam Plus Baitul Maal, YPI Baitul Maal terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan pendidikan.

Selain kompetensi individu, kolaborasi antar-SDM juga memiliki peran penting. Guru, karyawan, manajemen, dan yayasan perlu bergerak bersama untuk mencapai tujuan pendidikan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai “Stronger Together, Growing Better.” Bersama-sama, YPI Baitul Maal terus membangun pendidikan untuk melahirkan generasi Soleh, Cerdas, Mandiri, dan Bertanggung Jawab.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.