Panduan Gadget SMP Islam Plus Baitul Maal: Cerdas Bersosmed, Aman Berinternet

Bagikan

Tangerang Selatan, 17 Juli 2026 – SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar kegiatan Panduan Gadget pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Cerdas Bersosmed, Aman Berinternet”.

Chairul Ihsan atau Mister Ican hadir sebagai narasumber. Ia mengajak murid memahami cara menggunakan gadget dan internet secara cerdas, aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Bijak Menggunakan Gadget di Era Digital

Kegiatan Panduan Gadget SMP Islam Plus Baitul Maal menjadi bagian dari pembinaan literasi digital siswa. Sekolah ingin membekali murid dengan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak. Saat ini, gadget hadir dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, siswa perlu memahami manfaat sekaligus risiko penggunaannya.

Gadget bukan sekadar sarana hiburan. Siswa juga dapat memanfaatkannya untuk belajar, berkarya, berkomunikasi, dan mengembangkan potensi diri. Dengan penggunaan yang tepat, teknologi dapat menjadi teman belajar yang bermanfaat. Sebaliknya, penggunaan tanpa kontrol dapat mengganggu aktivitas dan tanggung jawab siswa.

Cerdas Bersosmed, Aman Berinternet

Tema “Cerdas Bersosmed, Aman Berinternet” mengajak siswa lebih kritis saat menggunakan media sosial. Murid perlu berhati-hati ketika menerima informasi. Mereka juga perlu memeriksa sumber sebelum mempercayai atau membagikan sebuah informasi.

Selain itu, siswa perlu mengenali berbagai risiko di dunia maya. Penipuan, akun palsu, hoaks, dan penyalahgunaan data dapat muncul melalui aktivitas internet. Karena itu, siswa perlu menjaga data pribadi. Mereka juga perlu membuat kata sandi yang kuat dan menjaga keamanan akun masing-masing.

Jaga Data Pribadi dan Keamanan Akun

Mister Ican mengajak murid memahami pentingnya menjaga informasi pribadi. Data seperti alamat, nomor telepon, kata sandi, dan informasi akun perlu mendapat perhatian khusus. Selain itu, siswa perlu berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang lain di internet. Tidak semua orang yang mereka temui secara daring memiliki niat baik. Karena itu, murid perlu membatasi informasi pribadi yang mereka bagikan. Mereka juga perlu segera bercerita kepada orang tua atau guru jika menemukan situasi yang membuat tidak nyaman.

Bijak Bermedia Sosial dan Cek Informasi

Media sosial menyediakan banyak informasi dalam waktu singkat. Namun, tidak semua informasi memiliki kebenaran yang sama. Oleh sebab itu, siswa perlu membiasakan diri melakukan pengecekan. Periksa sumber, tanggal, dan isi informasi sebelum membagikannya.

Dengan kebiasaan tersebut, murid dapat membantu mencegah penyebaran hoaks. Mereka juga ikut menjaga lingkungan digital agar tetap sehat. Selain informasi, siswa perlu memperhatikan isi unggahan. Foto, video, komentar, dan tulisan dapat meninggalkan jejak digital.

Karena itu, berpikir sebelum posting menjadi kebiasaan penting. Siswa perlu mempertimbangkan dampak setiap unggahan bagi diri sendiri dan orang lain.

Gunakan Teknologi dengan Adab

Kemampuan menggunakan teknologi perlu berjalan bersama dengan adab. Siswa perlu menjaga bahasa saat berkomentar dan menghormati orang lain di ruang digital. Selain itu, murid perlu memahami batas antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab. Kebebasan berbicara tidak berarti seseorang bebas menyakiti atau merugikan orang lain.

Dengan demikian, kecakapan digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat. Kecakapan digital juga mencakup sikap kritis, etika, dan tanggung jawab.

Membentuk Generasi Digital yang Bertanggung Jawab

Melalui kegiatan Panduan Gadget, SMP Islam Plus Baitul Maal terus membangun budaya digital yang sehat. Sekolah ingin membentuk murid yang cerdas dalam menggunakan teknologi. Selain itu, siswa perlu memiliki sikap kritis saat menerima informasi. Mereka juga perlu menjaga etika ketika berkomunikasi melalui media sosial.

Dengan pendampingan sekolah dan keluarga, murid dapat menggunakan gadget secara lebih terarah. Teknologi pun dapat menjadi sarana untuk belajar, berkarya, dan berbagi manfaat. Pada akhirnya, gadget bukan sekadar perangkat. Cara kita menggunakannya menentukan manfaat yang kita peroleh.

Cerdas menggunakan gadget.
Bijak bermedia sosial.
Aman menjelajah internet.
Jadilah generasi digital yang cerdas, beretika, dan membawa manfaat.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.