Sukses Adiwiyata: SMP Islam Plus Baitul Maal Ajak Siswa Pilah Sampah, Hemat Energi, Jaga Bumi

Bagikan

Tangerang Selatan, 15 Juli 2026 – SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar edukasi lingkungan bertema “Pilah Sampah, Hemat Energi, Jaga Bumi”. Kegiatan ini menghadirkan Bu Ridha Muslimah, M.Pd. dan Bu Nessia Kurnia, M.Pd. sebagai narasumber.

Kegiatan ini mengajak murid memahami pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, siswa belajar membangun kebiasaan sederhana yang berdampak bagi kelestarian bumi.

Membangun Budaya Peduli Lingkungan

Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah. Karena itu, setiap murid perlu mengambil peran dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Petugas kebersihan memang membantu menjaga lingkungan sekolah. Namun, seluruh warga sekolah tetap perlu ikut bertanggung jawab.

Selain itu, kebiasaan baik perlu muncul dari aktivitas sehari-hari. Murid dapat memulai langkah tersebut melalui tindakan sederhana. Misalnya, siswa dapat membuang sampah sesuai jenisnya. Mereka juga dapat menggunakan air dan energi secara bijak.

Pilah Sampah untuk Menjaga Kebersihan

Salah satu materi utama dalam kegiatan Sukses Adiwiyata adalah pemilahan sampah. Murid belajar mengenali jenis sampah sebelum membuangnya. Dengan cara tersebut, siswa dapat menempatkan sampah pada wadah yang sesuai. Langkah ini juga membantu sekolah mengelola sampah dengan lebih baik.

Selain itu, beberapa jenis sampah memiliki nilai guna. Sekolah dapat mengolah sampah tertentu untuk digunakan kembali atau masuk ke proses daur ulang. Karena itu, kebiasaan memilah sampah perlu dimulai sejak sekarang. Murid dapat menerapkannya di sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar.

Hemat Energi Mulai dari Hal Sederhana

Selain memilah sampah, murid belajar menerapkan kebiasaan hemat energi. Penggunaan energi secara bijak membantu kita menjaga sumber daya alam. Misalnya, siswa dapat mematikan lampu ketika tidak membutuhkan penerangan. Mereka juga dapat mematikan pendingin ruangan setelah menggunakan ruang kelas.

Selanjutnya, murid dapat memeriksa perangkat elektronik sebelum meninggalkan ruangan. Mereka perlu memastikan perangkat yang tidak terpakai sudah dalam kondisi mati. Dengan kebiasaan tersebut, siswa belajar menggunakan energi secara bertanggung jawab. Lebih jauh, kebiasaan hemat energi dapat mengurangi pemborosan dalam kehidupan sehari-hari.

Jaga Bumi Melalui Kebiasaan Positif

Tema “Pilah Sampah, Hemat Energi, Jaga Bumi” mengajak murid memulai kepedulian lingkungan dari langkah kecil. Namun, langkah kecil membutuhkan konsistensi. Karena itu, siswa perlu menjalankan kebiasaan tersebut setiap hari.

Tidak hanya di sekolah, murid juga dapat menerapkan kebiasaan peduli lingkungan di rumah. Selanjutnya, mereka dapat mengajak anggota keluarga melakukan hal yang sama. Dengan demikian, kepedulian lingkungan dapat berkembang lebih luas. Sekolah pun dapat membangun budaya yang mendukung lingkungan bersih dan sehat.

Mewujudkan Sekolah Berwawasan Adiwiyata

Melalui kegiatan edukasi lingkungan ini, SMP Islam Plus Baitul Maal terus menguatkan budaya peduli lingkungan. Sekolah ingin membentuk murid yang memiliki pengetahuan sekaligus kepedulian terhadap bumi. Karena itu, setiap warga sekolah dapat mengambil peran. Guru, murid, dan tenaga kependidikan dapat bekerja sama menjaga lingkungan sekolah.

Mulai dari memilah sampah, menghemat energi, hingga menjaga kebersihan. Semua tindakan tersebut dapat menjadi kebiasaan positif jika warga sekolah melakukannya secara konsisten. Selain itu, sekolah ingin membawa semangat Adiwiyata ke dalam kehidupan sehari-hari. Murid dapat menerapkan nilai tersebut di rumah dan lingkungan masyarakat.

Pada akhirnya, budaya peduli lingkungan bukan sekadar kegiatan sekolah. Budaya tersebut menjadi bagian dari karakter yang perlu kita bangun bersama.

Pilah sampahnya. Hemat energinya. Jaga lingkungannya.

Karena menjaga bumi hari ini berarti menyiapkan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.