Workshop Alumni SMP Islam Plus Baitul Maal: Every Talent is Special and Worth to Shine

Bagikan

Tangerang Selatan, 23 Juli 2026 – SMP Islam Plus Baitul Maal menggelar Workshop Alumni pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan ini mengusung tema inspiratif “Every Talent is Special and Worth to Shine”.

Ka Fadhil dan Ka Qonita hadir sebagai narasumber. Keduanya berbagi pengalaman dan motivasi untuk membantu murid mengenali potensi diri.

Mengenali Potensi dan Bakat Diri

Workshop Alumni SMP Islam Plus Baitul Maal mengajak murid mengenali keunikan dalam diri. Setiap siswa memiliki minat, kemampuan, dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, siswa tidak perlu mengukur keberhasilan dengan pencapaian orang lain. Setiap anak memiliki proses dan waktu berkembang yang berbeda.

Melalui kegiatan ini, murid belajar mengenali kelebihan diri. Mereka juga diajak berani mencoba berbagai hal baru. Selain itu, siswa dapat mengembangkan bakat melalui latihan yang konsisten. Proses tersebut membantu mereka menemukan bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.

Setiap Bakat Layak untuk Bersinar

Tema “Every Talent is Special and Worth to Shine” membawa pesan penting bagi seluruh murid. Setiap bakat memiliki nilai dan kesempatan untuk berkembang. Ada siswa yang memiliki kemampuan akademik. Ada pula yang unggul dalam seni, olahraga, teknologi, komunikasi, atau kepemimpinan.

Namun, setiap potensi membutuhkan proses. Karena itu, siswa perlu berlatih, belajar, dan berani mengambil kesempatan. Dengan cara tersebut, bakat dapat berkembang menjadi kekuatan. Potensi yang tumbuh juga dapat menghasilkan karya dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Belajar dari Pengalaman Alumni

Ka Fadhil dan Ka Qonita berbagi cerita tentang perjalanan mereka setelah menyelesaikan pendidikan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa keberhasilan membutuhkan proses. Selain itu, mereka mengajak siswa untuk berani mengenali tujuan. Murid juga perlu membangun konsistensi dalam mengejar hal yang mereka sukai.

Tidak semua proses berjalan mudah. Karena itu, siswa perlu belajar menghadapi tantangan tanpa cepat menyerah. Kemauan untuk terus belajar juga menjadi bagian penting. Dengan sikap tersebut, siswa dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap.

Workshop Alumni Berlangsung Interaktif

Kegiatan Workshop Alumni berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Murid mengikuti sesi berbagi pengalaman bersama Ka Fadhil dan Ka Qonita. Selain menyimak cerita alumni, siswa juga melakukan refleksi diri. Mereka mengenali aktivitas yang mereka sukai dan bidang yang ingin mereka kembangkan.

Selanjutnya, murid dapat memikirkan langkah sederhana untuk mengembangkan potensi tersebut. Misalnya, mereka dapat mengikuti kegiatan sekolah, berlatih secara rutin, atau membuat karya. Dengan demikian, workshop tidak hanya memberikan motivasi. Kegiatan ini juga mendorong siswa mengambil langkah nyata untuk mengembangkan dirinya.

Alumni Menjadi Inspirasi bagi Generasi Berikutnya

Kehadiran alumni memberikan warna tersendiri dalam kegiatan Workshop Alumni SMP Islam Plus Baitul Maal. Cerita mereka menunjukkan bahwa hubungan sekolah dan alumni dapat terus berjalan. Selain itu, pengalaman alumni dapat menjadi sumber inspirasi bagi murid. Siswa dapat melihat berbagai kemungkinan setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah.

SMP Islam Plus Baitul Maal terus mendorong murid untuk tumbuh dengan percaya diri. Sekolah juga ingin membantu setiap siswa menemukan kekuatan dan potensi terbaiknya.

Setiap anak memiliki cahaya. Di balik setiap bakat, ada cerita yang patut dihargai. Biarkan potensi tumbuh dan menemukan ruang untuk bersinar.
Every Talent is Special and Worth to Shine!

Scroll to Top

Profil

Yayasan Pengembangan Infaq (YPI) Baitul Maal adalah yayasan yang dikelola oleh para alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) – Prodip Keuangan. Yayasan ini mengkhususkan diri bergerak dalam bidang pendidikan dan sosial.

Bidang yang mengkhususkan bergerak di bidang pendidikan diberi nama PPIA Baitul Maal, berdiri sejak 1989 mulai dari Taman Pendidikan Al-qur’an (TPA) belajarnya di teras Masjid Baitul Maal yang letaknya di dalam area kampus STAN, dikenal orang dengan sebutan MBM. Tahun 1994, mulai mendirikan TK Baitul Maal dengan tanah wakaf di belakang Masjid MBM.

Sukses mengelola TK dan atas desakan para orang tua atau wali murid TK untuk mengelola SD (Sekolah Dasar) sebagai kelanjutan dari pendidikan di jenjang TK, maka tahun 1998 mendirikan SD Islam Plus Baitul Maal dengan harapan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya mencapai tujuan pendidikan. Dan tahun 2005 didirikan SMP Islam Plus Baitul Maal.